Pemerintah melalui Presiden SBY dan mentri keuangannya sudah mengumumkan akan ada penurunan harga Premium dan Solar menjadi Rp 4500,- per liter per 15 Januari 2009. Ditambahkan lagi penurunan tarif transportasi darat dan laut sebesar rata-rata 10% dari tarif yang berlaku sekarang. Plus, katanya lagi, Tarif Dasar Listrik (TDL), terutama untuk sektor industri juga akan turun, meskipun belum disebutkan secara pasti berapa besaran penurunan harga TDL itu.
Kalau pendapat saya pribadi, hal itu akan menyebabkan ekonomi Indonesia secara garis besar akan stagnant atau mirip dengan 2 tahun yang lalu, tahun 2006. Maksudnya, harga sembako akan turun, meskipun tidak seberapa dan pada beberapa daerah akan ada kenaikan sedikit di sana-sini. Dengan turunnya ongkos transportasi darat dan laut, akan menyebabkan biaya transportasi dari daerah penghasil sembako, ke pasar juga akan turun. Apakah ini akan menjadi keuntungan buat pasar ? Saya kira, tidak. Pasar pun tidak akan mampu menjual dengan harga yang sama seperti saat harga Premium di angka Rp 6.000,- dan Solar masih di angka Rp 5.500,- .
Bagaimana menurut anda ??
Silahkan berikan opini anda pada kolom komentar. Terima kasih.
Filed under: Ekonomi Ditandai: | Ekonomi, indonesia, Premium, Premium dan Solar, Solar